Saturday, July 26, 2014

Abstract Class dan Interface

Abstract Class dan interface Abstract Class Definisi class : class adalah blueprint/rancangan yang belum diinstansiasi menjadi objek, sehingga jika kita ingin membuat objek maka instansiasikan sebuah kelas. Tetapi pada kenyataannya, tidak semua kelas dapat diinstansiasi. Contoh kasus nyata, misal ada seorang desainer pakaian mendesain kameja batik bertangan panjang, maka desain tersebut bisa dibuatkan bajunya oleh desainer tersebut. Adapun kameja yang dibuat pasti sesuai dengan desain yang sudah dibuat. sehingga tujuan seorang desainer mendesain baju adalah untuk dibuatkan bajunya. Contoh kasus nyata lainnya adalah misal seorang pelukis melukis sebuah pemandangan. Tujuan seorang pelukis tersebut membuat gambar bukanlah untuk dibuatkan bendanya, karena seorang manusia tidak mungkin bisa membuat gunung, sawah, pepohonan, dll. Artinya pemandangan merupakan gambar yang tidak mungkin derealisasikan/diinstansiasikan. Deklarasi Abstract Class : Untuk cara mendeklarasikan kelas abstrak adalah...

Polimorphism (Kebanyakrupaan)

Definisi polimorphism : polimorpisme adalah kemampuan sebuah variabel referensi dari kelas super untuk berganti-ganti peran menjadi kelas sub. Contoh Penggunaan Polimorphism : class A { } class B extends A { } class C { public static void main(String[]args) { A kelasA = new B(); //Variabel kelasA berperan sebagai kelas B } } Implementasi Polimorpisme Terdapat 2 cara mengimplementasikan polimorpisme dalam bahasa java, yaitu : 1. Polimorpisme menggunakan objek referensi Contoh polimorpisme menggunakan objek referensi : class D { public static void main(String[]args) { A objekA = new A(); B objekB = new B(); C objekC = new C(); objekA.cetak(); objekA = objekB; objekA.cetak(); objekA = objekC; objekA.cetak(); } 2. Polimorpisme menggunakan Argumen (passing Referensi) Contoh polimorpisme menggunakan Argumen class D{ public static void cetakInfo(A objek) { System.out.println(objek.cetak()+" dengan nilai : "+objek.nilai); } public static void main(String[]args) { A objekA = new A(); B objekB...

Wednesday, July 23, 2014

Inheritance (Pewarisan) Java

Definisi Inheritance : Pewarisan atau dalam bahasa inggris inheritance merupakan salah satu konsep inti pada pemrograman berorientasi objek(OOP), dimana kelas dapat memiliki keturunan (subclass) dan induk (superclass) sehingga menghasilkan sebuah hirarki kelas. Penggunaan Kata Kunci extends Kata kunci extends adalah kata kunci yang digunakan untuk merelasikan antara kelas sub (anak) dan kelas super (induk), sehingga menjadi suatu relasi pewarisan. Kata kunci extends dituliskan pada kelas subnya. Cara menggunakan kata kunci extends : public class sub extends super { } Penggunaan modifier protected Modifier protected merupakan hak akses yang hanya bisa diakses oleh kelas tersebut berikut dengan semua kelas sub(keturunannya) sehingga kelas yang berada di luar hirarki tersebut tidak bisa mengakses atribut ataupun metode yang di deklarasikan sebagai modifier protected. Urutan eksekusi konstruktor pada pewarisan Konstruktor yang dikerjakan oleh program adalah konstruktor default kelas-kelas...

Tuesday, July 22, 2014

Method dan Constructor Overloading

Definisi Overloading : Overloading adalah deklarasi lebih dari satu metode ataupun konstruktor dengan nama yang sama, tetapi memiliki kegunaan yang berbeda. Ketentuan Overloading :  1. Jumlah argumen dan urutan tipe data yang digunakan berbeda. 2. Jumlah argumen berbeda, meskipun tipe data yang digunakan sama. 3. Urutan tipe data yang digunakan berbeda, meskipun jumlah argumen sama. Metode Overloading : Metode Overloading adalah deklarasi lebih dari satu metode dengan nama yang sama, tetapi memiliki kegunaan yang berbeda. Contoh Metode Overloading : public void metOver(int a) {} public void metOver(int a, double b) {} public void metOver(double a, int b) {} public void metOver(int a, int b, double c) {} //public void metOver(int b) {} SALAH karena metode metOver() dengan argumen dan tipe data (int) sudah ada yaitu metOver(int a) {} //public void metOver(int x, int y, double z) {} SALAH karena metode metOver() dengan argumen dan tipe data (int,int,double) sudah ada yaitu metOver(int...

Friday, July 11, 2014

Pengantar Ilmu Hadis

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang             Hadis dipahami sebagai pernyataan, perbuatan, persetujuan, dan hal yang berhubungan dengan Nabi Muhammad SAW. Dalam tradisi Islam, hadis diyakini sebagai sumber ajaran agama kedua setelah al-Quran. Disamping itu, hadis memiliki fungsi sebagai penjelas terhadap ayat-ayat al-Quran sebagaimana dijelaskan dalam QS: an-Nahl ayat 44. Hadis tersebut merupakan teks kedua, sabda-sabda nabi dalam perannya sebagai pembimbing bagi masyarakat yang beriman. Akan tetapi, pengambilan hadis sebagai dasar bukanlah hal yang mudah. Mengingat banyaknya persoalan yang terdapat dalam hadis itu sendiri. Sehingga dalam berhujjah dengan hadis tidaklah serta merta menggunakan suatu hadis sebagai sumber ajaran tanpa adanya sumber yang jelas. Adanya rentang waktu yang panjang antara Nabi dengan masa pembukuan hadis adalah salah satu permasalahannya. Perjalanan yang panjang dapat memberikan peluang adanya penambahan...

Sanitasi Lingkungan Pasar dan Upaya Pengelolaannya (PASAR GEDEBAGE BANDUNG)

BAB I PENDAHULUAN A.    Latar Belakang Sanitasi merupakan salah satu komponen dari kesehatan lingkungan, yaitu perilaku yang disengaja untuk membudayakan hidup bersih untuk mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia. Sanitasi pasar adalah usaha pengendalian melalui kegiatan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pengaruh-pengaruh yang ditimbulkan oleh pasar yang erat hubunganya dengan timbul atau merebaknya suatu penyakit.Kondisi sanitasi di Indonesia memang tertinggal cukup jauh dari Negara-negara tetangga. Dengan Vietnam saja Indonesia hampir disalip, apalagi dibandingkan dengan Malaysia atau Singapura yang memiliki komitmen tinggi terhadap kesehatan lingkungan di negaranya. Jakarta hanya menduduki posisi nomor 2 dari bawah setelah Laos dalam pencapaian cakupan sanitasinya. Salah satu contoh dari kondisi sanitasi yang buruk di Indonesia adalah sanitasi lingkungan...